Home » Impotensi » 7 Gejala Impotensi yang Penting Untuk Dikenali

7 Gejala Impotensi yang Penting Untuk Dikenali

Gejala impotensi sangat penting untuk dikenali sejak dini agar bisa segera ditangani dengan tepat dan tidak sampai menjadi penyebab masalah dalam keharmonisan keluarga. Impotensi atau biasa juga disebut lemah syahwat merupakan sebuah kondisi dimana alat reproduksi (penis) seorang suami atau pria yang tidak mampu mencapai dan mempertahankan ereksi dalam waktu yang cukup, atau alat vital tidak dapat mengeras dalam waktu lama atau menjadi lembek sebelum sang istri atau pasangan mencapai kepuasan saat berhubungan intim.

Harus diakui bahwa salah satu resep keharmonisan sebuah keluarga adalah aktivitas seksual yang sehat, bahkan beberapa orang pria sampai rela untuk mengkonsumsi obat kuat hanya untuk bisa mencapai kepuasan dan memberikan kepuasan pada pasangannya.

Namun tidak semua pria memiliki keberanian untuk mengakui bahwa dirinya sedang mengalami gejala impotensi, karena merasa malu, gengsi dan takut dengan reaksi pasangan yang mungkin saja mengejeknya dengan kata-kata “tidak jantan atau tidak perkasa lagi”, padahal sebenarnya bila saja ada saling pengertian dan keterbukaan dengan pasangan dan bersama-sama berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksakan diri, maka solusi dan proses pengobatan bisa dilakukan dengan cara-cara yang tepat dan sehat.

7 Gejala Impotensi yang Penting Untuk Dikenali
Sebenarnya secara umum hanya ada tiga gejala impotensi yang bisa dikenali secara fisik, namun ternyata ada juga gejala yang bisa dikenali secara psikologis yang bila tidak segera ditangani dapat membuat gangguan impotensi menjadi semakin buruk.

Berikut ini 7 gejala impotensi yang sebaiknya dikenali sejak dini agar bisa melakukan tindakan penangan yang cepat dan tepat, yaitu :

1. Sulit ereksi
Dalam kondisi normal seharusnya alat vital seorang pria akan mengalami ereksi cukup cepat dan keras saat melakukan hubungan intim baik sesaat sebelum aktivitas seksual dimulai atau saat sudah mendapatkan rangsangan, namun tidak bagi penderita impotensi, dimana alat vital mereka sulit ereksi meskipun sudah dirangsang oleh pasangan.

2. Bisa ereksi namun tidak bertahan cukup lama
Seharusnya alat vital seorang pria normal akan tetap bertahan selama kontak seksual terjadi, namun bila ternyata ereksi tidak dapat bertahan lama atau tingkat kekerasan penis mengalami penurunan (lembek) sehingga membuat aktivitas seksual menjadi kurang nyaman.

3. Berkurangnya hasrat untuk berhubungan seksual secara drastis
Masalah ereksi pada akhirnya akan mengakibatkan seorang pria menjadi kurang percaya diri dan pada akhirnya menyebabkan berkurangnya nafsu atau hasrat untuk berhubungan seksual dengan pasangan.

4. Lebih cepat merasa kelelahan
Ternyata gangguan impotensi bukan hanya dapat dikenali dari gejala yang berhubungan dengan aktivitas seksual akan tetapi juga dapat dikenali dari kemampuan fisik secara keseluruhan, dimana bila sebelumnya memiliki stamina dan energi yang tetap terjaga, tapi tiba-tiba belakangan menjadi lebih cepat merasa kelelahan bahkan seperti tidak bergairah atau bersemangat untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang sebelumnya sering dilakukan.

5. Gelisah
Gangguan impotensi merupakan penyakit yang dibenci oleh wanita dan ditakuti pria karena bagi sebagian pria hal tersebut juga berhubungan dengan harga diri sebagai seorang pria. Perasaan bersalah dan malu pada akhirnya akan menimbulkan kegelisahan saat menghabiskan waktu berdua dengan pasangan.

6. Mengalami kecemasan (stress atau depresi)
Salah satu penyebab terjadinya gangguan disfungsi ereksi adalah tekanan emosi, stress, depresi dan kecemasan pada masalah tertentu yang terjadi dalam jangka waktu panjang. Maka salah satu gejala impotensi yang bisa dikenali adalah rasa cemas berlebihan pada seorang pria yang terkadang sampai mempengaruhi kondisi fisik dan mentalnya.

7. Gangguan kesehatan (diabetes, obesitas, hipertensi)
Salah satu gejala impotensi yang sebenarnya juga menjadi salah satu penyebab disfungsi ereksi adalah memiliki riwayat penyakit diabetes, hipertensi dan mengalami obesitas. Bila pasangan Anda memiliki riwayat penyakit tersebut diatas dan tidak menjaga kesehatan dengan baik maka bila sewaktu-waktu penyakit tersebut kambuh maka bersiaplah untuk disfungsi ereksi.

Bila gejala tersebut diatas terjadi selama selama 3 bulan dan tingkat freksuensi aktivitas seksual menurun maka sebaiknya segeralah melakukan evaluasi terhadap kesehatan Anda baik secara medis maupun psikologis agar semuanya tidak terlambat, karena bila dibiarkan maka dapat menyebabkan terganggunya keharmonisan rumah tangga.

12 Penyebab Impotensi
Setelah mengetahui apa saja gejala impotensi maka selanjutnya adalah mengetahui apa saja penyebabnya agar bisa menghindarinya, berikut ini 12 penyebab impotensi, yaitu :

  1. Kebiasaan merokok yang berlebihan
  2. Efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka waktu lama
  3. Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol
  4. Efek samping tindakan operasi yang mempengaruhi tulang belakang dan area sekitar pinggul
  5. Gangguan sistem metabolisme tubuh yang mempengaruhi tekanan darah, kadar insulin, lemak, dan kolesterol tubuh.
  6. Efek pengobatan kanker prostat atau pembesaran prostat
  7. Kecelakaan atau cidera yang menyebabkan kerusakan syaraf yang berkaitan dengan fungsi ereksi
  8. Kondisi psikologis seperti stress berkepanjangan atau depresi
  9. Terlalu sering bersepeda dalam waktu yang lama karena kebiasaan ini dapat menekan saraf dan menyebabkan aliran darah menuju alat vital (penis) terganggu, sehingga dapat menyebabkan disfungsi ereksi meskipun hanya sementara.
  10. Kadar hormon testosteron yang rendah
  11. Kebiasaan menonton film porno, sehingga menyebabkan ereksi terjadi hanya saat menonton film, namun mengalami disfungsi ereksi saat harus berhubungan intim dengan wanita dalam dunia yang sebenarnya.
  12. Faktor usia juga mempengaruhi kemampuan seksual dan stamina seorang pria.

Cara Mengobati Impotensi
Bila Anda atau pasangan Anda termasuk pria yang rentan dengan berbagai penyebab impotensi tersebut diatas, bahkan sudah mulai menampakkan gejala disfungsi ereksi sebaiknya bersikap terbukalah dengan pasangan Anda, sehingga bisa bekerja sama untuk mencari solusi terbaik untuk mengobatinya.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati impotensi, yaitu :

  • Cari tahu lebih banyak informasi tentang penyakit impotensi baik dari buku, majalah, ataupun internet
  • Kenali apa saja yang menjadi penyebabnya dan segera menghentikan faktor-faktor penyebab yang dapat membuat gangguan disfungsi ereksi menjadi semakin buruk, seperti kebiasaan merokok, kebiasaan minum alkohol, kebiasaan menonton film porno, atau obat-obatan yang memiliki efek negatif pada saraf ereksi.
  • Bila penyebabnya karena faktor psikologis maka sebaiknya temua psikiater untuk mengurangi kegelisahan, stress dan depresi yang dialami. Atau lakukan hal-hal yang membuat Anda menjadi lebih rileks seperti mendengarkan musik romantis, berlibur bersama, atau melakukan hal-hal yang disukai.
  • Jangan terburu-buru menggunakan “obat kuat” atau suplemen penambah energi agar terhindar dari efek samping negatifnya.
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan keterangan yang benar
  • Mengatasi masalah kesehatan yang mungkin menjadi penyebab impotensi seperti diabetes, hipertensi, obesitas dan penyakit jantung.

Meskipun impotensi seringkali membuat seorang pria menjadi kurang percaya diri dan menimbulkan kecemasan namun sebaiknya bila terbukalah dengan pasangan, begitu juga sebaliknya bagi seorang wanita yang sudah merasakan ada yang tidak beres dengan kondisi vitalitas pasangan sebaiknya tidak mengejek akan tetapi membicarakannya dari hati ke hati agar pasangan Anda bisa terbuka denga segala masalah yang sedang dihadapi karena masalah disfungsi ereksi yang dibiarkan akan menimbulkan masalah yang besar, sehingga akan lebih baik bila segera mengambil tindakan penanganan baik yang bersifat medis ataupun secara alami.

Semoga uraian diatas dapat menambah pengetahuan bagi Anda yang mungkin saat ini sedang mencari informasi tentang gejala impotensi.


Untuk yang PENGEN BANGET Perbesar Penis Sampai 2-8 Cm secara PERMANEN,
Rekomendasi SEKALIGUS Solusi dari kami adalah:
RajaBulus.Com
 

Perbesar Penis 2-8 Cm secara PERMANEN (tanpa efek samping)? KLIK: RajaBulus.Com